Membangun Karakter Qur’ani: SMP Al Irsyad Surakarta Gemakan Al-Qur’an dalam Pesantren Ramadhan 1447 H

Bagikan :

Facebook
Telegram
WhatsApp

SURAKARTA – Dalam upaya mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik tetapi juga kokoh secara spiritual, SMP Al Irsyad Surakarta sukses menggelar kegiatan Pesantren Ramadhan. Mengusung tema besar “Membangun Karakter Qur’ani di Bulan Ramadhan”, kegiatan ini berlangsung khidmat selama dua hari, mulai Kamis (12/3) hingga Jumat (13/3).

Kegiatan ini dirancang sebagai tempat para siswa untuk menyelami makna Al-Qur’an secara mendalam melalui berbagai rangkaian ibadah dan kajian intensif. Agenda utama Pesantren Ramadhan kali ini berfokus pada interaksi siswa dengan kitab suci. Acara dibuka dengan Khotmul Qur’an dan sesi tilawah bersama yang diikuti oleh seluruh civitas akademika. Suasana sekolah berubah menjadi teduh saat ayat-ayat suci dilantunkan secara bergantian, menciptakan harmoni yang menguatkan karakter religius siswa.

Selain fokus pada tilawah, aspek kebersamaan (ukhuwah) juga menjadi poin penting dalam kegiatan ini. Rangkaian acara meliputi:

  • Kajian Pengantar Buka Puasa: Sesi motivasi spiritual untuk membekali siswa dengan ilmu sebelum berbuka.
  • Buka Bersama & Tarawih Berjamaah: Momen hangat yang menyatukan guru dan siswa dalam satu barisan ibadah.
  • Sahur Bersama: Melatih kemandirian dan kedisiplinan siswa dalam menjalankan sunnah Rasulullah SAW di dini hari.

Sebagai bentuk apresiasi dan pemacu semangat, SMP Al Irsyad Surakarta memberikan penghargaan khusus bagi siswa dengan capaian tilawah terbanyak. Penghargaan ini diberikan pada sesi penutup hari Jumat sebagai simbol keberhasilan siswa dalam menjaga konsistensi berinteraksi dengan Al-Qur’an selama kegiatan berlangsung.

“Kami ingin karakter Qur’ani ini tidak hanya muncul saat bulan Ramadhan saja, tetapi menjadi identitas diri yang melekat dalam keseharian siswa setelah mereka keluar dari lingkungan sekolah,” ujar Kepala SMP Al Irsyad Surakarta dalam sambutannya.

Dengan berakhirnya kegiatan ini pada Jumat pagi, diharapkan benih-benih karakter Qur’ani yang telah ditanam dapat tumbuh menjadi pribadi yang berakhlak mulia dan tangguh di masa depan.