Surakarta — Suasana penuh haru, bangga, dan kebahagiaan menyelimuti kegiatan Reward Khatam Ramadhan SD Al-Irsyad Surakarta yang digelar pada Selasa, 31 Maret 2026. Kegiatan tahunan ini kembali menjadi momen istimewa sebagai bentuk apresiasi bagi para siswa yang berhasil menuntaskan tilawah Al-Qur’an selama bulan suci Ramadhan 1447 H.
Tahun ini, capaian luar biasa berhasil ditorehkan oleh 126 siswa-siswi yang sukses mengkhatamkan Al-Qur’an. Tidak hanya sekali, beberapa di antaranya bahkan mampu menyelesaikan hibgga 2 kali, 3 kali, 4 kali, dan pencapaian tertinggi mencapai 6 kali khatam dalam satu bulan penuh berkah.


Adapun rincian perolehan khatam berdasarkan jenjang kelas adalah sebagai berikut:
Kelas 1
• Khatam 1x = 2 Siswa
Kelas 2
• Khatam 1x = 9 Siswa
Kelas 3
• Khatam 1x = 17 Siswa
Kelas 4
• Khatam 1x = 15 Siswa
• Khatam 2x = 1 Siswa
• Khatam 3x = 1 Siswa
Kelas 5
• Khatam 1x = 27 Siswa
• Khatam 2x = 3 Siswa
• Khatam 4x = 2 Siswa
Kelas 6
• Khatam 1x = 39 Siswa
• Khatam 2x = 2 Siswa
• Khatam 3x = 4 Siswa
• Khatam 4x = 2 Siswa
• Khatam 6x = 2 Siswa

Sorotan utama tahun ini tertuju pada dua siswi hebat dari kelas 6C, Kamila dan Sima, yang berhasil mencatatkan prestasi spektakuler dengan 6 kali khatam Al-Qur’an. Pencapaian ini menjadi bukti nyata bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk meraih kedekatan luar biasa dengan Al-Qur’an.
Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang penghargaan, tetapi juga momentum untuk menumbuhkan semangat baru. Bagi siswa yang belum berhasil khatam, ini bukan akhir dari segalanya. Justru, inilah titik awal untuk melangkah lebih baik di kesempatan berikutnya.
“Setiap huruf yang dibaca adalah cahaya, setiap usaha yang dilakukan adalah pahala. Jangan pernah merasa tertinggal, karena perjalanan bersama Al-Qur’an adalah perjalanan seumur hidup.”
Dengan semangat Ramadhan yang masih terasa, SD Al-Irsyad Surakarta berharap budaya mencintai Al-Qur’an terus tumbuh, tidak hanya di bulan suci, tetapi juga dalam keseharian setiap siswa. Karena sejatinya, prestasi terbesar bukan hanya khatam berkali-kali, tetapi mampu menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman hidup selamanya.






