Kebanggaan dan Haru Warnai Tasmi’ Juz 30 Sekali Duduk KBTK Al-Irsyad
Alhamdulillah wa syukurillah
Langit Pasar Kliwon pagi itu terasa lebih cerah. Sabtu, 9 Mei 2026, Masjid Salma menjadi saksi bisu sebuah pencapaian luar biasa dari para generasi Qur’ani cilik KBTK Al-Irsyad. Dengan izin Allah, kegiatan Tasmi’ Juz 30 Sekali Duduk berjalan dengan lancar, khidmat, dan penuh haru.

Sebanyak 10 anak hebat dari Kelompok Ziyadah maju satu per satu melantunkan hafalan Juz 30 dari Surah An-Naba’ hingga An-Nas tanpa jeda. Suara mungil mereka menggema di ruang masjid, mengalir tartil, menggetarkan kalbu setiap yang mendengar. Bukan hanya hafal, tapi mereka membuktikan kekuatan adab, fokus, dan kecintaan pada Kalamullah di usia yang masih sangat belia.
Antusias anak-anak sungguh luar biasa. Sejak sebelum acara dimulai, wajah-wajah ceria itu sudah siap dengan senyum dan semangat. Ada yang menggenggam erat mushaf kecilnya, ada yang komat-kamit murajaah, ada pula yang saling menyemangati. Ketika nama mereka dipanggil, langkah kaki kecil itu maju dengan dada ditegakkan, tanda kepercayaan diri yang tumbuh dari proses panjang bersama para asatidzah.

Kebanggaan paling dalam terpancar dari wajah para orang tua dan wali murid. Mata berkaca-kaca, senyum tak henti tersungging, dan doa-doa lirih mengiringi setiap ayat yang dilantunkan buah hatinya. “Tak menyangka anak kami bisa sampai di titik ini,” ujar salah satu wali murid sambil mengusap air mata haru. Momen ketika anak mampu menyetorkan Juz 30 sekali duduk adalah hadiah terindah bagi setiap orang tua, bukti bahwa lelah mendampingi, membangunkan subuh, dan mengulang hafalan setiap malam terbayar lunas hari itu.
Tasmi’ ini bukan sekadar seremoni. Ia adalah buah dari kolaborasi tulus antara sekolah, guru, dan keluarga. Dari metode talaqqi yang sabar, pembiasaan murajaah harian, hingga doa yang tak pernah putus di sepertiga malam. KBTK Al-Irsyad meyakini bahwa menanamkan cinta Al-Qur’an sejak dini adalah investasi akhirat yang tak ternilai.
Kami memohon kepada Allah Azza wa Jalla, semoga hafalan yang telah tertanam ini dijaga hingga dewasa, menjadi cahaya di dunia dan syafaat di akhirat. Semoga langkah kecil mereka hari ini menjadi pijakan untuk menuntaskan 30 juz kelak. Untuk para asatidzah yang telah membimbing dengan kesabaran, untuk orang tua yang menjadi madrasah pertama, jazakumullahu khairan.
Barakallahu fiikum untuk ananda shalih-shalihah Kelompok Ziyadah. Teruslah melangkah, nak. Langitkan cita-cita, bumi kan akhlaknya. Semoga Allah meridhai setiap huruf yang kalian jaga.
Allahumma ij’alna min ahlil Qur’an, alladzina hum ahluka wa khashshatuk. Aamiin ya Rabbal ‘alamin.




