Hebat! Siswa TK Al Irsyad Tasmi’ Juz 30 dan Juz 28 Sekali Duduk

Bagikan :

Facebook
Telegram
WhatsApp

Surakarta – Suasana khusyuk dan penuh keberkahan menyelimuti Masjid Salma, Pasar Kliwon, pada hari Sabtu, 24 Mei 2025 pelaksanaan kegiatan tasmi’ Al-Qur’an oleh siswa-siswi KB-TK Al Irsyad Surakarta. Beberapa siswa yang telah menghafal Juz 30, bahkan satu di antaranya Juz 28, menunjukkan capaian luar biasa mereka dengan melaksanakan tasmi’ atau penyetoran hafalan secara sekali duduk, sebuah metode yang menantang namun sangat membanggakan.

Kegiatan dimulai sejak pagi hari dengan melaksanakan Sholat Dhuha dua rakaat secara berjamaah, sebagai bentuk ikhtiar spiritual untuk mengawali hari dengan keberkahan dan ketenangan hati. Setelah itu, para siswa diberikan pembekalan mengenai adab di majlis ilmu oleh ustadzah pendamping. Penyampaian ini bertujuan menanamkan sikap hormat, sopan santun, serta rasa cinta terhadap Al-Qur’an sebagai pedoman hidup.

Proses tasmi’ berlangsung selama kurang lebih dua jam, di mana masing-masing siswa menyetorkan hafalan mereka secara runtut dan tanpa jeda panjang, menunjukkan ketekunan dalam menghafal serta kesiapan mental yang luar biasa. Kehadiran para guru, orang tua, dan pendamping memberikan semangat dan dukungan moral yang besar bagi para hafidz dan hafidzah cilik ini.

Sebagai bentuk apresiasi, setelah menyelesaikan hafalan mereka, para siswa diberikan reward atau penghargaan. Hal ini tidak hanya menjadi motivasi bagi mereka yang telah menyetorkan hafalan, tetapi juga memberikan semangat bagi teman-teman lainnya untuk mengikuti jejak yang sama dalam mencintai dan menghafal Al-Qur’an sejak usia dini.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembiasaan cinta Al-Qur’an yang telah diterapkan oleh KB-TK Al Irsyad Surakarta. Selain melatih kemampuan menghafal, kegiatan seperti tasmi’ juga bertujuan membentuk karakter Islami yang kuat pada anak-anak, menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, serta kecintaan terhadap ilmu dan agama.

Dengan semangat yang terpancar dari wajah-wajah kecil yang penuh ketulusan, kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa generasi Qur’ani dapat dibentuk sejak dini, dan bahwa cinta terhadap Al-Qur’an dapat tumbuh subur dalam hati anak-anak apabila ditanamkan dengan metode yang tepat dan penuh kasih sayang.