
SD Al-Irsyad Surakarta kembali menggelar kegiatan Mabit Ziyadah pada bulan Desember lalu dengan mengusung tema “Al-Qur’an adalah cahayaku dan petunjukku”. Kegiatan ini merupakan agenda rutin tahunan dari program ziyadah yang dilaksanakan satu kali setiap semester sebagai upaya menjaga dan menguatkan hafalan Al-Qur’an para siswa.
Pada semester ganjil ini, Mabit Ziyadah dilaksanakan secara indoor di lingkungan sekolah. Namun, ada yang berbeda dari pelaksanaan mabit kali ini. Fokus utama kegiatan benar-benar diarahkan pada murajaah hafalan lama, tanpa penambahan hafalan baru. Hal ini dilakukan sebagai bentuk penguatan, terutama bagi siswa kelas 6 yang dalam waktu dekat akan menghadapi ujian tahfidz akhir.


Meski terkesan lebih fokus, suasana mabit justru terasa lebih santai dan fleksibel. Anak-anak terlihat menikmati setiap sesi murajaah dengan penuh semangat. Antusiasme mereka sangat tinggi, terbukti dari capaian yang menggembirakan: sekitar 80% siswa berhasil mencapai target murajaah yang telah ditentukan oleh guru pembimbing.
Tidak hanya diisi dengan kegiatan mengaji, Mabit Ziyadah juga dikemas dengan berbagai aktivitas seru yang membuat anak-anak betah dan berkesan. Salah satu momen paling ditunggu adalah sesi ngegrill bareng di malam hari. Suasana kebersamaan, tawa, dan keceriaan begitu terasa, menjadikan mabit bukan hanya sebagai ajang menguatkan hafalan, tetapi juga mempererat ukhuwah antar siswa.


Melalui kegiatan ini, diharapkan para siswa semakin mencintai Al-Qur’an, menjadikannya sebagai cahaya dalam kehidupan dan petunjuk dalam setiap langkah, serta lebih siap menghadapi tantangan ke depan, baik dalam ujian tahfidz maupun dalam kehidupan sehari-hari.






